Dilihat: 22 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 09-12-2025 Asal: Lokasi
Penerapan Pipa Stainless Steel dalam Teknik Kelautan
Pipa baja tahan karat banyak digunakan dalam teknik kelautan. Dua sistem utama dalam pembuatan kapal dan teknik lepas pantai umumnya memerlukan tiga jenis pipa baja: pipa dalam sistem konvensional, pipa yang digunakan dalam struktur, dan pipa untuk keperluan khusus.

Pipa Stainless Steel dalam Sistem Konvensional
Kapal yang berbeda dan proyek rekayasa lepas pantai memiliki sistem konvensional dan khusus.
Masa pakai kapal umumnya 20 tahun. Ada banyak sistem konvensional, terutama termasuk air lambung kapal, pemberat, drainase, limbah, udara, pengukuran, injeksi, air domestik, pemadaman kebakaran, minyak kargo, pembersihan tangki, ventilasi, gas inert, pemanas, pencucian tangki, pemadam api busa, sistem sprinkler, pemulihan uap, penginderaan jarak jauh ketinggian cairan, dan sistem kendali jarak jauh katup. Kapal khusus juga mencakup sistem khusus untuk mengangkut gas minyak cair (LPG), gas alam cair (LNG), dll. Proyek rekayasa lepas pantai memiliki masa pakai 30 tahun atau bahkan lebih lama. Selain sistem konvensional, proyek rekayasa lepas pantai juga mencakup sistem peralatan pengeboran dan produksi khusus, sistem pengolahan minyak mentah/LPG/LNG, sistem tambatan khusus, sistem flare, dan lain sebagainya.
Diperkirakan konsumsi pipa tahunan pada industri perkapalan mencapai 4,5 juta ton, kurang lebih 440.000 pipa, dengan standar seperti GB, VB, dan CB. 70% dari pipa baja tahan karat ini dihubungkan dengan flensa. Sebuah supertanker seberat 300.000 ton dapat menggunakan pipa baja tahan karat sepanjang puluhan kilometer, dengan berat total sekitar 1.500 ton. Tentu saja masih terbatas dibandingkan dengan 40.000 ton baja yang digunakan pada struktur lambung kapal. Namun, mengingat banyak kapal dengan jenis yang sama dibangun, dan masih banyak jenis kapal lainnya, konsumsi kumulatifnya cukup besar. Kapal FPSO (Floating Production, Storage and Offloading) berbobot 300.000 ton menggunakan lebih dari 30.000 pipa baja tahan karat, dengan total panjang melebihi 90 kilometer, yaitu 2-3 kali lipat kapal dengan tonase yang sama. Oleh karena itu, industri pembuatan kapal menjadi pengguna utama pipa baja tahan karat.
Pipa Stainless Steel dalam Struktur
Selain sistem konvensional dan khusus yang disebutkan di atas, banyak struktur dalam rekayasa lepas pantai banyak menggunakan pipa baja tahan karat, seperti struktur jaket, tiang pancang baja bawah air, penyangga tambatan riser, platform helikopter, dan menara suar. Pipa baja tahan karat ini hadir dalam berbagai spesifikasi dan bahan berkualitas tinggi, termasuk pipa dengan diameter yang sama dan berbeda, ketebalan dinding yang bervariasi, dan banyak sambungan pipa tipe K dan T. Misalnya, struktur jaket, tiang pancang baja, dan selubung riser sering kali menggunakan pipa baja tahan karat berdiameter besar, yang umumnya dibuat dengan menggulung pelat baja. Bahannya adalah E36-Z35, D36.Z35, E36, dan D36. Standar untuk pipa baja tahan karat ini bukanlah B atau CB, tetapi yang utama adalah GB712-2000. Pembuatan pipa baja tahan karat ini mengikuti 'Spesifikasi Pembuatan Pipa Baja Struktural' SY/T10002-2000, yang dirumuskan oleh Komite Teknis Standar Industri Perminyakan (CPSC) negara saya. Karena tidak ada perusahaan khusus di negara saya untuk tujuan ini, unit konstruksi biasanya membeli pelat baja dan memprosesnya sendiri menjadi bentuk yang diperlukan.

Pipa Stainless Steel Tujuan Khusus
Pipa baja tahan karat tujuan khusus mengacu pada pipa baja tahan karat khusus yang digunakan di lingkungan kerja tertentu dan dengan media kerja tertentu. Pipa minyak bawah laut adalah contoh khas pipa baja tahan karat khusus, dengan permintaan dan karakteristik yang besar seperti kekuatan tinggi, toleransi kecil, dan ketahanan korosi yang baik.
Pipa baja tahan karat 321 yang diproduksi oleh Hongdi ideal untuk komponen kapal: Baja tahan karat 321 mengandung Ti sebagai elemen penstabil, tetapi juga merupakan baja tahan panas, berkinerja jauh lebih baik pada suhu tinggi daripada 316L. Baja tahan karat 321 memiliki ketahanan korosi yang baik terhadap asam organik dan anorganik dengan konsentrasi dan suhu berbeda, terutama pada media pengoksidasi, dan digunakan untuk membuat lapisan wadah tahan asam dan peralatan tahan aus, serta untuk saluran pipa. Baja tahan karat 321 adalah baja tahan karat austenitik tipe Ni-Cr-Ti, yang kinerjanya sangat mirip dengan 304, namun penambahan titanium memberikan ketahanan yang lebih baik terhadap korosi antar butir dan kekuatan suhu yang lebih tinggi. Penambahan titanium secara efektif mengontrol pembentukan kromium karbida. Tabung baja tahan karat 321 menunjukkan sifat pecah tegangan dan ketahanan mulur suhu tinggi yang sangat baik, dengan sifat mekanik yang unggul dibandingkan dengan baja tahan karat 304. Sangat cocok untuk komponen las yang digunakan pada suhu tinggi. Baja tahan karat 321 mengandung tambahan titanium (Ti) untuk mencegah korosi intergranular pada baja 304. Sangat cocok untuk digunakan pada suhu antara 430℃ dan 900℃.
Aplikasi: Peralatan medis, bahan bangunan, industri kimia, pertanian, komponen kapal, industri energi nuklir, pesawat terbang, pipa knalpot, drum boiler, suku cadang otomotif.